The Hawk Banten Lolos ke Playoff, BIFFI Surabaya Akhiri Fase Grup dengan Manis

The Hawk Banten Lolos ke Playoff, BIFFI Surabaya Akhiri Fase Grup dengan Manis

01 Jul 2026 9
PERBASI – Pertandingan tensi tinggi tersaji pada Group Stage Pool B Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). The Hawk Banten keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan Bhinneka Solo 84-76 melalui babak overtime, sekaligus memastikan langkah ke babak playoff.

Bhinneka Solo memulai pertandingan dengan keunggulan tipis 22-18 pada kuarter pertama. The Hawk kemudian membalas pada kuarter kedua dan membuat babak pertama berakhir imbang 36-35 untuk keunggulan tipis Bhinneka.

Memasuki babak kedua, duel berlangsung semakin ketat. Bhinneka masih memimpin 56-58 di akhir kuarter ketiga, sebelum The Hawk berhasil menyamakan kedudukan 76-76 pada akhir waktu normal sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak overtime.

Pada babak tambahan, The Hawk tampil lebih tenang dan efektif dalam memanfaatkan peluang. Mereka mencetak 8 poin tambahan tanpa mampu dibalas Bhinneka, sekaligus mengunci kemenangan dengan skor akhir 84-76.

Kemenangan ini memastikan The Hawk Banten melangkah ke babak playoff Kejurnas 2026. Sementara itu, Bhinneka Solo harus mengakhiri perjuangannya di fase grup. Foto: PERBASI


Laga ini berlangsung dalam intensitas tinggi. Kedua tim mencatat total 68 pelanggaran, menggambarkan kerasnya duel yang tersaji sepanjang empat kuarter hingga babak overtime.

Gading Satria menjadi pemain terbaik Bhinneka Solo dengan torehan 25 poin, 7 steal, dan 3 rebound. Sementara itu, Akhtar Zayyan tampil sebagai pemain terbaik The Hawk Banten melalui catatan 12 poin dan 12 rebound untuk membukukan double-double.

Kemenangan ini memastikan The Hawk Banten melangkah ke babak playoff Kejurnas 2026. Sementara itu, Bhinneka Solo harus mengakhiri perjuangannya di fase grup setelah memberikan perlawanan sengit hingga babak overtime dalam salah satu pertandingan paling ketat pada fase penyisihan.

Di sisi lain, BIFFI Surabaya menutup perjuangannya di Group Stage Pool A Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri dengan kemenangan 72-54 atas Dewa United Banten di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7).

BIFFI langsung membuka keunggulan 24-14 pada kuarter pertama. Momentum tersebut terus berlanjut hingga 46-25 saat turun minum.

BIFFI Surabaya menutup perjuangannya di Group Stage Pool A Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri dengan kemenangan 72-54 atas Dewa United Banten di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). Foto: PERBASI


Memasuki paruh kedua, Dewa United berusaha memperkecil ketertinggalan. Namun BIFFI tetap mampu menjaga keunggulan dengan skor 60-38 di akhir kuarter ketiga sebelum memastikan kemenangan 72-54.

Azakha Sachio menjadi pemain terbaik BIFFI Surabaya setelah mencatatkan 22 poin, 9 rebound, 4 assist, tanpa satu pun turnover sepanjang pertandingan. Penampilan efisiennya menjadi salah satu kunci kemenangan tim.

Pada kubu Dewa United Banten, Eduardo Risaputra tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan torehan 10 poin, 12 rebound, dan 6 assist. Catatan tersebut juga membuatnya membukukan double-double.


Pelatih BIFFI Surabaya, Suryadi Agus, menilai pertahanan yang agresif dan penuh hustle menjadi faktor utama yang membawa timnya tampil konsisten sepanjang fase grup.

"Yang paling berperan adalah defense yang hustle. Itu yang selalu kami tekankan sejak awal turnamen," ujar Suryadi.

Dewa United harus menerima kekalahan dari BIFFI Surabaya. Foto: PERBASI


Menurutnya, tantangan terbesar muncul ketika menghadapi tim yang memiliki penembak jarak jauh berkualitas. Untuk mengatasinya, BIFFI selalu mengandalkan intensitas pertahanan yang tinggi.

"Kalau bertemu tim yang punya shooter bagus, kami harus meredamnya dengan defense yang hustle," katanya.

Di luar hasil pertandingan, Suryadi mengaku momen paling berkesan selama mengikuti Kejurnas 2026 adalah kebersamaan yang terbangun bersama para pemain.

"Kami punya waktu, target, dan pemikiran yang sama. Kebersamaan dengan anak-anak menjadi hal yang paling saya ingat dari turnamen ini," tutupnya.
Tautan disalin