CLS Surabaya dan Sahabat Semarang Pastikan Tempat di Babak Semifinal Mandiri Kejurnas Antarklub 2026

CLS Surabaya dan Sahabat Semarang Pastikan Tempat di Babak Semifinal Mandiri Kejurnas Antarklub 2026

01 Jul 2026 18
PERBASI – CLS Surabaya memastikan diri sebagai juara Group Stage Pool A Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah menundukkan Merpati Bali dengan skor 56-47 di lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7).

Sementara itu, Merpati masih memiliki peluang melaju ke babak playoff dengan satu pertandingan penentuan yang akan dimainkan pada Kamis (2/7).

CLS langsung mengambil inisiatif permainan sejak kuarter pertama dan menutup periode pembuka dengan keunggulan 14-11. Permainan yang disiplin membuat mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga paruh pertama usai dengan skor 27-22.

Memasuki paruh kedua, Merpati Bali berusaha memangkas selisih angka. Namun CLS tetap mampu menjaga ritme permainan dan memperlebar keunggulan menjadi 43-37 di akhir kuarter ketiga.

Pada kuarter penutup, Merpati terus memberikan tekanan, tetapi CLS tampil tenang untuk mengamankan kemenangan dengan skor akhir 56-47.

Kadek Kiarra menjadi pemain terbaik Merpati Bali dengan catatan 17 poin, 6 rebound, dan 5 steal. Sementara Fazila Vania memimpin CLS Surabaya lewat torehan 19 poin, 5 rebound, dan 7 steal yang turut mengantarkan timnya meraih kemenangan.

CLS Surabaya memastikan diri sebagai juara Group Stage Pool A Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah menundukkan Merpati Bali dengan skor 56-47 di lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). Foto: PERBASI

Pelatih CLS Surabaya, Risto Foekh, mengatakan keberhasilan timnya menjadi juara grup berawal dari kesiapan mental dan kedisiplinan anak asuhnya.

"Kami selalu memulai dengan doa, lalu anak-anak menjalankan pertandingan dengan disiplin. Itu yang menjadi salah satu faktor penting sampai kami bisa menjadi juara grup," ujar Risto.

Menurutnya, tantangan terbesar selama fase grup adalah menjaga konsistensi permainan dan kedisiplinan di setiap pertandingan.

"Yang paling sulit adalah menjaga konsistensi dan disiplin. Itu yang terus kami tekankan kepada anak-anak," katanya.

Menatap babak semi-final, CLS belum menentukan persiapan secara khusus karena masih menunggu calon lawan dari pool lain.

"Kami masih menunggu siapa yang akan lolos. Setelah itu baru kami siapkan game plan yang sesuai," ucap Risto.

Kemenangan ini memastikan CLS Surabaya melaju ke babak semi final sebagai juara Pool A Kejurnas 2026. Sementara itu, Merpati Bali masih memiliki kesempatan untuk merebut tiket ke fase berikutnya melalui laga terakhir yang akan menjadi penentu nasib mereka besok Kamis (2/7).
Sahabat Semarang memastikan langkah ke babak semifinal sebagai runner-up Group Stage Pool B Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah mengalahkan Bimasakti Bandung dengan skor 47-33 di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). Foto: PERBASI


Sementara itu, Sahabat Semarang memastikan langkah ke babak semifinal sebagai runner-up Group Stage Pool B Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah mengalahkan Bimasakti Bandung dengan skor 47-33 di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). Kemenangan ini menjadi penutup positif perjalanan Sahabat pada fase grup.

Sahabat langsung tampil agresif sejak kuarter pertama dengan keunggulan 11-4. Pertahanan yang disiplin membuat Bimasakti kesulitan mengembangkan permainan, sehingga Sahabat memperlebar jarak menjadi 23-13 saat turun minum.

Permainan Sahabat tetap konsisten selepas half time. Mereka menjaga keunggulan menjadi 39-24 di akhir kuarter ketiga sebelum mengunci kemenangan dengan skor akhir 47-33.

Claire Natasha menjadi pemain terbaik Bimasakti Bandung dengan catatan 12 poin dan 10 rebound untuk membukukan double-double. Sementara di kubu Sahabat Semarang, Angelina Arkania memimpin tim melalui kontribusi 8 poin, 11 rebound, dan 4 block.

Pelatih Sahabat Semarang, Deny Sartika, menilai pertahanan menjadi fondasi utama yang mengantarkan timnya meraih kemenangan sekaligus mengamankan tiket semifinal.

"Saya terus tekankan ke anak-anak soal defense. Kami menggunakan beberapa variasi defense dan bagi kami, defense adalah harga mati yang tidak bisa ditawar," ujar Deny.

Menurutnya, tantangan terbesar selama fase grup adalah menjaga konsistensi permainan hingga akhir pertandingan.

Bimasakti Bandung harus mengakhiri perjuangannya di fase grup setelah menunjukkan permainan terbaiknya sepanjang turnamen. Foto: PERBASI


"Yang paling sulit adalah menjaga konsistensi. Kami tidak pernah tahu apakah tim bisa tetap konsisten sampai pertandingan selesai, jadi itu yang terus kami evaluasi," katanya.

Menghadapi babak semifinal, Sahabat memilih untuk fokus menjalani setiap pertandingan secara bertahap tanpa terburu-buru memikirkan partai puncak.

"Target kami tentu ingin ke final. Tapi kami akan menjalani satu pertandingan demi satu pertandingan, fokus recovery, lalu mempersiapkan laga berikutnya sebaik mungkin," ucapnya.

Bagi Deny, pencapaian terbesar tim bukan hanya keberhasilan lolos ke semifinal, tetapi juga perkembangan para pemain selama mengikuti Kejurnas 2026.

"Yang paling berkesan bukan hanya kemenangan. Saya senang melihat anak-anak mau berubah, mau berjuang untuk terus memperbaiki diri, dan semakin kompak sebagai sebuah tim," tutupnya.

Kemenangan ini memastikan Sahabat Semarang melangkah ke babak semifinal sebagai runner-up Pool B. Sementara itu, Bimasakti Bandung harus mengakhiri perjuangannya di fase grup setelah menunjukkan permainan terbaiknya sepanjang turnamen.
Tautan disalin