Roar Jakarta dan GMC Cirebon Kunci Status Juara Grup di Mandiri Kejurnas Antarklub 2026

Roar Jakarta dan GMC Cirebon Kunci Status Juara Grup di Mandiri Kejurnas Antarklub 2026

01 Jul 2026 9
PERBASI – Roar Jakarta menutup Group Stage Pool B Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri dengan kemenangan 89-69 atas Astro Yogyakarta di lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). Penampilan dominan sejak kuarter pertama mengantarkan Roar keluar sebagai juara Pool B sekaligus menjaga tren positif menuju babak playoff.

Roar langsung tampil menekan sejak tip-off dan membuka jarak cukup jauh dengan keunggulan 34-15 pada kuarter pertama. Keunggulan tersebut menjadi keuntungan untuk permainan mereka hingga menutup babak pertama dengan skor 55-40.

Selepas jeda, Roar tetap mampu menjaga ritme permainan. Mereka memperlebar keunggulan menjadi 73-48 di akhir kuarter ketiga sebelum memastikan kemenangan dengan skor akhir 89-69.

Pertandingan juga diwarnai duel dua pemain dengan produktivitas poin tinggi. Reiner Athaya kembali menjadi andalan Roar Jakarta setelah membukukan 36 poin, 3 rebound, dan 7 steal. Di kubu Astro Yogyakarta, Fitzgerald Hermawan tampil impresif dengan raihan 26 poin dan 6 steal.

Pelatih Roar Jakarta, Putrama Rendy, menilai pertahanan menjadi fondasi utama keberhasilan timnya menyapu bersih fase grup.

Astro Yogyakarta harus akui keunggulan Roar Jakarta. Foto: PERBASI


"Kalau melihat tiga pertandingan ini, kuncinya ada di defense. Kami menyerang melalui pertahanan dengan memaksa lawan melakukan turnover," ujar Putrama.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan berasal dari lawan tertentu, melainkan menjaga standar permainan yang telah dibangun sejak awal turnamen.

"Kami sudah mempersiapkan semua ini. Yang paling penting adalah bermain sesuai standar yang sudah kami tetapkan," katanya.

Menghadapi babak playoff, Roar Jakarta menargetkan melangkah sejauh mungkin. Putrama menyadari persaingan akan semakin berat karena seluruh tim yang lolos memiliki kualitas yang merata.

"Target kami tentu setinggi-tingginya. Kejurnas ini berbeda, semua tim kuat dan bermain bagus, jadi kami harus terus fight," ucapnya.

Bagi Putrama, pencapaian paling berharga selama fase grup bukan hanya status juara pool, melainkan perkembangan para pemain dari pertandingan ke pertandingan.

"Yang paling membuat saya senang adalah melihat perkembangan anak-anak. Saat mereka menunjukkan progres yang baik, sebagai pelatih itu menjadi kebahagiaan tersendiri," tutupnya.

Sementara itu, Astro Yogyakarta tetap menunjukkan daya juang meski harus mengakui keunggulan Roar Jakarta. Hasil ini menutup perjalanan Astro di fase grup Kejurnas 2026.

Sementara GMC Cirebon memastikan diri sebagai juara Group Stage Pool C Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah mengalahkan Rising Star Yogyakarta dengan skor 57-46 di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7).

GMC Cirebon memastikan diri sebagai juara Group Stage Pool C Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah mengalahkan Rising Star Yogyakarta dengan skor 57-46 di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Rabu (1/7). Foto: PERBASI

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Rising Star sempat unggul tipis 8-5 pada kuarter pertama sebelum GMC mampu menyamakan kedudukan menjadi 24-24 saat turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali saling berbalas poin hingga kuarter ketiga berakhir imbang 38-38. Memasuki kuarter penentu, GMC tampil lebih tenang untuk menjauh sekaligus mengunci kemenangan 57-46.


Seviour Ikechukwu kembali menjadi pemain terbaik GMC Cirebon dengan catatan 13 poin, 16 rebound, dan 4 assist. Dominasinya di bawah ring menjadi faktor yang membantu GMC mengamankan kemenangan.

Salah satu andalan Rising Star Yogyakarta, Maximilian Fraderico tampil sebagai pemain terbaik dengan kontribusi 10 poin dan 3 rebound, meski belum mampu membawa timnya membalikkan keadaan pada kuarter terakhir.

Pelatih GMC Cirebon, Hengky, menilai kebersamaan dan kerja sama tim menjadi faktor utama yang membawa anak asuhnya keluar sebagai juara grup.

"Yang paling berperan adalah kebersamaan dan teamwork. Memang kadang ego pemain masih muncul saat pertandingan, tetapi secara keseluruhan mereka sudah bermain sebagai tim," ujarnya.

Menurut Hengky, tantangan terbesar yang dihadapi sepanjang fase grup adalah mengendalikan ego para pemain yang ingin menunjukkan kemampuan masing-masing di lapangan.

"Anak-anak kadang ingin show off. Itu menjadi tantangan kami selama turnamen," katanya.

Kemenangan ini memastikan GMC Cirebon melaju ke babak playoff sebagai juara Pool C Kejurnas 2026. Foto: PERBASI


Ia menjelaskan tim pelatih terus melakukan evaluasi dan membangun komunikasi agar para pemain lebih memahami pentingnya bermain secara kolektif.

"Kami selalu evaluasi dan memberikan pengertian kepada anak-anak. Dengan komunikasi yang baik sebenarnya mereka mau kok mendengarkan," lanjut Hengky.

Menghadapi babak playoff, GMC menargetkan mampu melangkah hingga partai final. Hengky juga mengaku masih memiliki pekerjaan rumah, terutama memastikan para pemain tetap disiplin menjalankan instruksi saat pertandingan berlangsung.

"Target kami tentu ingin masuk final. Yang paling berkesan selama fase grup adalah ketika pertandingan berjalan ketat, anak-anak sempat tidak menjalankan instruksi. Itu menjadi evaluasi penting untuk kami," tutupnya.

Kemenangan ini memastikan GMC Cirebon melaju ke babak playoff sebagai juara Pool C Kejurnas 2026. Sementara itu, Rising Star Yogyakarta harus mengakhiri perjuangannya di fase grup setelah memberikan perlawanan sengit hingga kuarter terakhir.
Tautan disalin