Roar Jakarta Menang Dramatis, Airone Jakarta Amankan Kemenangan WO di Mandiri Kejurnas 2026
28 Jun 2026
1
PERBASI – Hasil berbeda mewarnai pertandingan kategori putra Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6). Airone Jakarta mengamankan kemenangan tanpa bertanding setelah Dewa United Banten dinyatakan walkover (WO) di lapangan A. Sementara di lapangan B Roar Jakarta harus bekerja keras sebelum menundukkan Bhinneka Solo dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga detik-detik terakhir.
Airone Jakarta dipastikan meraih kemenangan walkover setelah Dewa United Banten tidak hadir sesuai jadwal pertandingan. Sesuai prosedur pertandingan, panitia telah memberikan waktu tunggu selama 15 menit disertai tiga kali pemanggilan kepada tim Dewa United Banten.
Namun hingga batas waktu yang ditentukan berakhir, tim Dewa United Banten tidak juga hadir di lapangan. Dengan demikian, pertandingan dinyatakan berakhir melalui keputusan walkover dan kemenangan menjadi milik Airone Jakarta sesuai regulasi yang berlaku pada Mandiri Kejurnas.
Roar membuka laga dengan keunggulan 23-17 pada kuarter pertama. Bhinneka mampu memberikan respons pada kuarter kedua hingga skor kembali imbang 36-36 hingga jeda pertengahan.
Persaingan semakin ketat selepas jeda. Bhinneka berbalik unggul tipis 51-50 di akhir kuarter ketiga sehingga pertandingan memasuki kuarter terakhir dalam situasi yang benar-benar terbuka. Pada akhirnya, Roar mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan dengan selisih satu poin.
Pertandingan ini juga dihiasi penampilan impresif dari sejumlah pemain kedua tim. Reiner Athaya menjadi bintang kemenangan Roar Jakarta setelah membukukan 28 poin, 8 rebound, 5 steal, dan 5 assist. Sementara di kubu Bhinneka Solo, Dionisius Aaron tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan raihan 17 poin dan 3 assist. Pelatih Roar Jakarta, Purnama Rendi, mengakui timnya belum menampilkan permainan terbaik meski berhasil mengamankan kemenangan.
"Kami banyak mendapatkan offensive rebound, tetapi secara defense masih belum sebaik biasanya," ujar Purnama.
Ia menilai proses adaptasi terhadap kondisi di Semarang masih menjadi tantangan bagi tim. Meski demikian, ia mengapresiasi para pemain yang tetap mampu tampil lepas dan berjuang hingga akhir pertandingan.
Menghadapi laga berikutnya, Purnama berharap skuad Roar segera lengkap. Saat ini tim baru diperkuat 10 pemain. Sementara dua pemain lainnya masih dalam proses bergabung. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah kedalaman skuad untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Pada sisi lain, Bhinneka Solo menunjukkan daya juang yang patut diapresiasi. Sempat membalikkan keadaan pada kuarter ketiga, mereka mampu memberikan tekanan hingga detik-detik terakhir sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Roar Jakarta dengan selisih satu angka.