BIFFI Surabaya Menang Dramatis, Merpati Bali Tunjukkan Dominasi di Mandiri Kejurnas Antarklub 2026

BIFFI Surabaya Menang Dramatis, Merpati Bali Tunjukkan Dominasi di Mandiri Kejurnas Antarklub 2026

28 Jun 2026 2
PERBASI – Duel dua pemain terbaik yang sama-sama membukukan double-double mewarnai pertandingan BIFFI Surabaya kontra Elite Muda Indonesia pada kategori putra Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di Lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6).

Pada akhirnya, BIFFI berhasil bangkit pada kuarter terakhir untuk mengamankan kemenangan 63-52 setelah sempat tertinggal di ujung kuarter ketiga.

BIFFI mengawali pertandingan dengan keunggulan 15-11 pada kuarter pertama. Elite Muda Indonesia terus memberikan perlawanan. Selisih angka selalu tipis hingga saat turun minum dengan skor 28-22 untuk keunggulan BIFFI.

Memasuki kuarter ketiga, Elite Muda Indonesia berhasil membalikkan keadaan. Mereka menutup kuarter dengan keunggulan 45-41 sehingga pertandingan memasuki periode terakhir dalam kedudukan sama kuat untuk kedua tim.

BIFFI mampu menunjukkan respon yang luar biasa pada kuarter keempat. Permainan bertahan yang semakin rapat membuat mereka kembali mengambil alih kendali pertandingan sebelum akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 63-52.
BIFFI Surabaya sukses kalahkan Elite Muda Indonesia pada Mandiri Kejurnas Antarklub 2026. Foto: PERBASI


Performa BIFFI banyak dibantu oleh Galih Putra yang tampil sebagai pemain terbaik melalui catatan 22 poin, 14 rebound, dan 5 steal. Kontribusinya di kedua sisi lapangan menjadi salah satu faktor penting di balik kebangkitan tim pada kuarter penutup.

Dari kubu Elite Muda Indonesia, Christian Nathan juga tampil solid dengan raihan 13 poin dan 10 rebound. Penampilannya membantu Elite Muda tetap kompetitif dan bahkan sempat membawa tim berbalik unggul pada kuarter ketiga.

Pelatih BIFFI Surabaya, Suryadi Agus, menilai pertahanan menjadi kunci kemenangan timnya pada pertandingan ini.

"Good defense menjadi faktor utama kemenangan kami hari ini," ujar Suryadi.

Ia menambahkan seluruh pemain memiliki peran besar dalam menjaga ritme permainan. Menurutnya, setiap pemain mampu saling menutup kekurangan satu sama lain sehingga proses bermain sebagai sebuah tim berjalan dengan baik. Meski berhasil meraih kemenangan, BIFFI masih ingin mengevaluasi kualitas pertahanan serta penyelesaian free throw agar tampil lebih efektif pada pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Pelatih Elite Muda Indonesia, Rustia, menilai faktor fisik menjadi salah satu penyebab timnya gagal mempertahankan keunggulan. Menurutnya, Elite Muda lebih mengandalkan kecepatan permainan sehingga harus bekerja lebih keras saat menghadapi lawan yang memiliki keunggulan fisik.

"Kami kalah fisik. Anak-anak mengandalkan speed, jadi defense masih harus diperbaiki, terutama helping di strong side dan weak side," kata Rustia.

Menghadapi pertandingan berikutnya, Rustia berharap para pemain tidak kehilangan semangat. Ia meminta tim terus meningkatkan fighting spirit agar mampu bangkit dan meraih hasil yang lebih baik pada laga selanjutnya.

Di Lapangan B, disiplin bertahan menjadi fondasi kemenangan Merpati Bali saat menghadapi Tangsel Thunder pada lanjutan kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. Tekanan yang terus diberikan sepanjang pertandingan membuat Tangsel Thunder melakukan 52 kali turnover, sementara Merpati Bali menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 89-20 di Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6).

Merpati langsung mengambil kendali permainan sejak kuarter pertama dengan mencetak 25 poin berbanding sembilan dari Tangsel Thunder. Intensitas permainan mereka meningkat pada kuarter kedua. Tambahan 30 poin membuat Merpati memperlebar keunggulan menjadi 55-13 saat half-time.

Setelah jeda Tangsel Thunder masih kesulitan keluar dari tekanan dan tidak mampu mencetak poin sama sekali pada kuarter ketiga, sementara Merpati menambah 16 angka.

Merpati Bali sukses amankan kemenangan atas Tangsel Thunder. Foto: PERBASI


Memasuki kuarter terakhir, Merpati tetap bermain dengan tempo yang sama hingga memastikan kemenangan 89-20. 

Evelyn Dumaria menjadi motor serangan Merpati Bali dengan torehan 20 poin, empat assist, dan lima steal. Penampilannya membantu Merpati menjaga serangan sekaligus memberikan tekanan saat bertahan.

Di kubu Tangsel Thunder, Aletha Debora tampil sebagai penyumbang angka terbanyak dengan tujuh poin dan enam rebound. Ia terus berusaha memberikan kontribusi di tengah tekanan luar biasa yang diberikan oleh Merpati sepanjang pertandingan.

Pelatih Merpati Bali, Kadek Darmawan, mengatakan kemenangan timnya hasil dari kedisiplinan para pemain dalam pertahanan. Menurutnya, komunikasi saat menjaga pemain, melakukan switch, hingga memberikan help defense berjalan lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya.

"Kuncinya ada di defense. Anak-anak disiplin menjaga pemain, baik saat on ball maupun off ball. Komunikasi saat switch dan help juga berjalan dengan baik," ujar Kadek.

Ia menambahkan, kekompakan menjadi aspek yang terus dibangun dalam tim. Baginya permainan basket tidak bisa dilepaskan dari komunikasi antarpemain, dan perkembangan itu mulai terlihat dari pertandingan ke pertandingan.

"Basket itu butuh komunikasi. Dibanding kemarin, hari ini anak-anak jauh lebih baik," katanya.

Menatap pertandingan berikutnya, Kadek menegaskan timnya tidak ingin mengubah fokus permainan. Ia ingin Merpati tetap menjadikan pertahanan sebagai identitas utama, sementara kualitas serangan dan pengambilan keputusan akan mengikuti seiring jalannya pertandingan.

Di sisi lain, Tangsel Thunder akan menjadikan hasil pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya. Tekanan yang diberikan Merpati membuat mereka kesulitan mengembangkan permainan, sehingga pembenahan dalam menjaga penguasaan bola dan organisasi permainan akan menjadi pekerjaan rumah penting agar mampu tampil lebih lepas pada pertandingan selanjutnya.
Tautan disalin