Pertahanan Solid Antar SSS Yogyakarta Menang, Raffles Bogor Balikkan Keadaan di Mandiri Kejurnas 2026
28 Jun 2026
3
PERBASI – Perbaikan di sektor pertahanan langsung membuahkan hasil bagi SSS Yogyakarta pada lanjutan kategori putra Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri. Bermain di Lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Minggu (28/6), SSS tampil dominan dan mengalahkan CLS Surabaya dengan skor 86-46.
SSS Yogyakarta terlihat mengatur jalannya pertandingan sejak kuarter pertama dengan keunggulan 23-13. Permainan yang disiplin membuat mereka terus memperlebar jarak hingga menutup babak pertama dengan skor 50-18.
Selepas turun minum, SSS tetap menjaga standar permainan mereka. Mereka menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 67-30 sebelum akhirnya memastikan kemenangan meyakinkan 86-46.
Ignatius Abimanyu menjadi pengumpul angka terbanyak bagi tim dengan koleksi 18 poin, 6 rebound, dan 3 assist. Nicolas Axelle turut mencuri perhatian setelah membukukan double-double lewat raihan 12 poin dan 12 rebound.
Pada kubu CLS Surabaya, Billy Anderson menjadi pemain paling produktif dengan catatan 10 poin dan 6 rebound. Meski harus menghadapi tekanan sepanjang laga, ia tetap mampu memberikan kontribusi bagi tim hingga pertandingan berakhir.
Pelatih SSS Yogyakarta, Raoul Miguel, mengatakan peningkatan kualitas pertahanan menjadi pembeda dibanding pertandingan sebelumnya. Menurutnya, evaluasi dari laga pertama berhasil diterapkan dengan baik oleh para pemain.
"Kemenangan hari ini berawal dari defense yang kami perbaiki setelah pertandingan pertama," ujar Raoul.
Ia menambahkan bahwa kekompakan menjadi fondasi utama permainan tim. Saling mendukung dan menjaga komunikasi di lapangan membuat para pemain mampu mengikuti instruksi hingga pertandingan berakhir.
"Kami harus tetap bermain kompak. Anak-anak terus saling support dan saling mendukung saat di lapangan," lanjutnya.
Meski meraih kemenangan dengan selisih cukup jauh, SSS Yogyakarta belum ingin cepat puas. Raoul mengungkapkan tim akan memanfaatkan waktu istirahat pada hari berikutnya untuk melakukan evaluasi, dengan fokus utama tetap pada peningkatan kualitas pertahanan sebagai bekal menghadapi pertandingan selanjutnya.
Pada sisi lain, CLS Surabaya akan menjadikan hasil pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa pada laga berikutnya. Pengalaman menghadapi salah satu tim yang tampil solid di turnamen ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk pertandingan selanjutnya.
Laga di lapangan B, Raffles Bogor langsung mengambil kendali permainan sejak kuarter pertama dengan keunggulan 19-12. Mereka mampu menjaga momentum hingga turun minum dan tetap memimpin tipis 32-30 atas Sahabat Semarang.
Selepas jeda, Sahabat Semarang memberikan respon balasan. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan tipis 50-49 sehingga pertandingan kembali berjalan terbuka.
Memasuki kuarter terakhir, Raffles kembali menemukan ritme permainannya. Bermodal pertahanan yang lebih solid dan permainan yang disiplin, Raffles mampu merebut kembali keunggulan sebelum akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 68-59.
Pemain Sahabat Semarang, Eagan Martua, tampil impresif dengan mencetak 20 poin, 7 rebound, 5 assist, dan 4 steal. Penampilannya menjadi penggerak permainan Sahabat sepanjang pertandingan meski belum mampu membawa tim meraih kemenangan.
Pada kubu Raffles Bogor, Pavit Mauludabeel menjadi pencetak angka terbanyak dengan torehan 22 poin, 5 rebound, dan 3 steal. Selain itu, Adli Rafky juga memberikan kontribusi besar melalui catatan 8 poin dan 15 rebound, yang membuatnya menjadi pemain dengan nilai efisiensi tertinggi pada pertandingan ini.
Pelatih Raffles Bogor, Murifa Muhammad, mengatakan kemenangan timnya tidak lepas dari kedisiplinan para pemain dalam menjalankan instruksi yang telah disiapkan. Menurutnya, kontribusi pemain yang berada di bench juga memberikan energi tambahan sehingga tim mampu bangkit pada babak kedua.
"Anak-anak bermain dengan baik dan menjalankan instruksi. Dukungan dari pemain di bangku cadangan juga sangat membantu sepanjang pertandingan," ujarnya.
"Kekompakan sangat penting. Kami cukup sering melakukan bonding dan itu terbawa ke dalam lapangan," katanya.
Meski berhasil mengamankan kemenangan, Raffles Bogor masih memiliki pekerjaan rumah. Pelatih menilai aspek pertahanan, khususnya dalam menjaga defensive rebound masih perlu ditingkatkan lagi.
Sementara itu, Sahabat Semarang menunjukkan permainan yang menjanjikan di sepanjang pertandingan. Hasil ini menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk menjaga konsistensi permainan selama empat kuarter penuh saat menghadapi laga selanjutnya di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri.