Warriors Jakarta Bangkit di Grup C, Cendrawasih Bandung Cetak 100 Poin di Pertandingan Fase Grup Kejurnas U18 Putra
09 Jul 2026
2BeritaKejurnasPutraPutri
PERBASI – Warriors Jakarta berhasil meraih kemenangan penting pada lanjutan fase grup Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U18 putra. Bermain di lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Kamis (9/7), Warriors mengatasi perlawanan Aras Gading Muda Banten dengan skor 82-56 sekaligus bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya.
Warriors langsung tampil lebih percaya diri sejak awal laga. Mereka unggul 20-13 pada kuarter pertama dan terus menjaga ritme permainan hingga memperlebar keunggulan menjadi 35-25 saat memasuki jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Warriors semakin nyaman mengontrol jalannya laga. Mereka mampu menjaga jarak poin dua digit hingga kuarter ketiga berakhir dengan skor 54-44. Pada kuarter penutup, Warriors tampil lebih tajam di sisi ofensif untuk memastikan kemenangan meyakinkan 82-56.
Nevan Raffaello menjadi pemain terbaik Warriors Jakarta dengan kontribusi 18 poin, 7 rebound, dan 6 assist. Sementara di kubu Aras Gading Muda Banten, Adilla Pandji tampil impresif dengan torehan 31 poin, 5 rebound, dan 4 steal, meski belum mampu membawa timnya meraih kemenangan.
Pelatih Warriors Jakarta, A.F. Rinaldo, menilai penampilan timnya jauh lebih baik dibanding laga sebelumnya. Menurutnya, para pemain mulai menemukan kepercayaan diri dan mampu menikmati jalannya pertandingan.
"Di game pertama kami bermain kurang lepas. Hari ini anak-anak sudah mulai dapat feel the game dan kemenangan ini menjadi momentum untuk bangkit. Meski begitu, turnover kami masih cukup banyak dan persentase free throw juga menurun. Itu yang akan kami evaluasi sebelum pertandingan berikutnya," ujarnya.
Rinaldo menambahkan, fokus tim kini bukan hanya meningkatkan kualitas individu, tetapi juga memperkuat permainan kolektif, terutama dalam membaca situasi pertandingan dan memperbaiki pertahanan.
"Besok kami harus lebih siap sebagai sebuah tim. Cara membaca situasi pertandingan dan kualitas defense masih perlu ditingkatkan. Kalau secara individu, saya yakin akan mengikuti ketika permainan tim sudah berjalan baik," katanya.
Rinaldo juga mengapresiasi penyelenggaraan Kejurnas tahun ini yang dinilai semakin baik dari berbagai aspek.
"Turnamen ini tertata dengan baik. Kualitas lapangan, venue, dan perlengkapannya membuat kami nyaman bertanding. Mudah-mudahan ke depannya penyelenggaraan bisa semakin baik lagi," tutupnya.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral bagi Warriors Jakarta untuk kembali bersaing di Grup C kategori U18 putra Kejurnas 2026. Sementara itu, Aras Gading Muda Banten akan berusaha bangkit pada pertandingan berikutnya demi menjaga peluang melangkah ke fase selanjutnya.
Berpindah ke lapangan B, Cendrawasih Bandung tampil luar biasa pada lanjutan fase grup Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U18 putra. Menghadapi Hang Tuah Pekanbaru di Sahabat Arena, Semarang, Kamis (9/7), Cendrawasih mendominasi sejak awal hingga menutup pertandingan dengan kemenangan telak 107-26.
Sejak kuarter pertama, Cendrawasih langsung memimpin dengan skor 25-9. Tekanan yang terus diberikan membuat Hang Tuah kesulitan mengembangkan permainan, sementara Cendrawasih terus memperbesar keunggulan menjadi 53-15 saat half-time.
Memasuki paruh kedua, dominasi Cendrawasih tidak mengendur. Permainan yang konsisten membuat mereka semakin menjauh dengan skor 82-24 di akhir kuarter ketiga.
Daiva Alana tampil sebagai pemain terbaik Cendrawasih Bandung dengan kontribusi 16 poin, 9 rebound, dan 5 assist, menjadi motor permainan tim sepanjang pertandingan. Sementara di kubu Hang Tuah Pekanbaru, Reza Fazli menjadi pencetak angka terbanyak dengan raihan 7 poin.
Keunggulan Cendrawasih pada pertandingan ini terlihat dari permainan kolektif yang berjalan efektif di kedua sisi lapangan. Rotasi pemain tetap mampu menjaga intensitas permainan, sehingga produktivitas tim tidak menurun meski pergantian pemain dilakukan sepanjang laga.
Di sisi lain, Hang Tuah Pekanbaru terus berupaya memberikan perlawanan. Namun, tekanan tinggi yang diterapkan Cendrawasih membuat mereka kesulitan membangun serangan dan memanfaatkan peluang menjadi poin.
Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Cendrawasih Bandung dalam persaingan Grup C kategori U18 putra Kejurnas 2026. Sementara itu, Hang Tuah Pekanbaru harus berusaha bangkit pada pertandingan berikutnya untuk menjaga peluang bersaing di fase grup.