Persiapan Menuju Asian Games, Timnas 3x3 Putra Sempurnakan Permainan di Challanger Batam Stop dan Taiwan
09 Jul 2026
13x3BeritaPutraPutri
PERBASI - DPP PERBASI melakukan persiapan serius dalam membangun kekuatan Timnas 3x3 menuju Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Keberadaan FIBA 3x3 Challanger akan dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan pemain.
Melalui Badan Tim Nasional, DPP PERBASI mempercayakan penyempurnaan kualitas Timnas 3x3. Untuk Timnas 3x3 Putra, akan dikirim bersaing di dua stop Challenger sebelum berjuang di Asian Games 2026.
Terdekat adalah Batam Stop yang akan berlangsung pada 25-26 Juli 2026 di Alun-Alun Engku Putri. Kemudian awal September akan berjuang di Taiwan.
Menurut Manajer Timnas 3x3 Putra Bastian Arief, komposisi pemain Timnas 3x3 Putra untuk Asian Games 2026 ada di dua tim yang nanti akan tampil di Batam Stop. Di Tim Waisai ada Mohammed Aymane Garudi Arip, Richard Cornellius, Justin Jaya Wiyanto, Daffa Dhoifullah, dan Aven Ryan Pratama.
“Kami memaksimalkan nama-nama ini karena mereka yang sudah masuk dalam long list ke Asian Games 2026. Regulasi di Asian Games nanti, pemain yang dipakai usia di bawah 23 tahun,” terang Bastian.
Kata Bastian, dirinya meneruskan apa yang telah dikerjakan manajemen sebelumnya. Penyempurnaan-penyempurnaan dilakukan oleh Coach Nico Donnda Fitzgerald yang menggantikan peran Coach Fandi Andika Ramadhani untuk menguatkan permainan Timnas 3x3 Putra.
Dalam menjalankan tugasnya, Coach Donnda dibantu oleh Yoshua Rudolf sebagai asisten pelatih, lalu ada Alfa Hari Kusumanegara Paiker sebagai S&C Coach.
Nama-nama seperti Halmaheranno, Justin Wiyanto, Aymane Garudi Arip, masuk dalam rencana penguatan tim menuju Asian Games 2026. Mereka beberapa pemain yang pernah mengikuti beberapa kejuaraan mulai Nations League U21 hingga Asian Beach Games.
Di sela-sela memimpin latihan, Pelatih Donnda menjelaskan bahwa pekan pertama latihan akan difokuskan pada pengenalan sistem yang akan dipakai di basket 3x3. Bagaimana pemain bermain One on One dan bagaimana saat hadapi dua lawan dua.
“Kita ada mini game di mid week-nya, kita akan coba bagaimana pemain satu lawan satu lalu dua lawan dua sampai nanti kita input sistemnya bagaimana tiga lawan tiga,” jelas Donnda.
Di akhir pekan kedua, diharapkan ada scrimmage game. Setelah itu di pekan ketiga berangkat ke Batam.