CLS Surabaya dan Roar Jakarta Lanjutkan Langkah Positif di Mandiri Kejurnas 2026

CLS Surabaya dan Roar Jakarta Lanjutkan Langkah Positif di Mandiri Kejurnas 2026

29 Jun 2026 150 Kejurnas Putra Putri
PERBASI – Berlaga di lapangan A, CLS Surabaya menunjukkan respons balasan setelah tertinggal pada kuarter pembuka untuk menaklukkan Scorpio Bandung dengan skor 59-38 pada lanjutan kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di Sahabat Arena, Semarang, Senin (29/6). Permainan yang semakin efektif sejak kuarter kedua menjadi pembuka gerbang kemenangan CLS.

Scorpio Bandung mengawali pertandingan dengan lebih baik dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 10-8. Namun, CLS langsung memberikan respons pada kuarter kedua dengan membalikkan keadaan menjadi 28-14 saat jeda pertengahan.

Momentum tersebut terus berlanjut selepas jeda. CLS berhasil menjaga kedudukan bahkan memperlebar keunggulan menjadi 40-23 di akhir kuarter ketiga sebelum memastikan kemenangan dengan skor akhir 59-38.

Dari kubu Scorpio Bandung, Kayla Alisya menjadi pemain paling produktif dengan catatan 10 poin, 4 rebound, dan 4 assist. Penampilannya menjadi salah satu motor permainan Scorpio sepanjang pertandingan.

Hasil pertandingan ini menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk memperbaiki konsistensi permainan dan kembali bersaing pada laga berikutnya di Mandiri Kejurnas 2026. Foto: PERBASI


Sementara itu, Aimee Winanda tampil sebagai pencetak angka terbanyak CLS Surabaya dengan torehan 14 poin, 8 rebound, dan 5 steal. Kontribusinya sangat membantu CLS untuk membuka momentum pembalik keadaan pada kuarter kedua.

Pelatih CLS Surabaya, Gerol Risto, mengatakan penampilan timnya kali ini lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya karena para pemain mulai terbiasa dengan karakter ring dan kondisi lapangan di Sahabat Arena.
"Anak-anak sudah lebih adaptasi dengan ring dan kondisi lapangan dibanding pertandingan sebelumnya," ujar Gerol.

Menurutnya, kemenangan juga tidak lepas dari kepercayaan diri yang terus dibangun di dalam tim. Komunikasi yang baik dan saling memberikan dukungan membuat para pemain mampu menjalankan permainan dengan lebih tenang hingga akhir pertandingan.

"Kami terus membangun kepercayaan diri anak-anak. Support dan komunikasi menjadi hal yang sangat penting agar mereka tetap solid sepanjang pertandingan," lanjutnya.

Roar Jakarta melanjutkan tren positifnya di kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah mengalahkan Victoria Jakarta dengan skor 58-19 di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Senin (29/6). Foto: PERBASI


Menghadapi laga berikutnya, Gerol menilai setiap lawan memiliki karakter permainan yang berbeda sehingga tim harus siap melakukan penyesuaian. Evaluasi dan adaptasi akan kembali menjadi fokus utama CLS agar mampu mempertahankan hasil baik pada pertandingan selanjutnya.

Pada sisi lain, Scorpio Bandung menunjukkan semangat juang meski harus tertinggal selepas kuarter pertama. Hasil pertandingan ini menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk memperbaiki konsistensi permainan dan kembali bersaing pada laga berikutnya di Mandiri Kejurnas 2026.

Roar Jakarta melanjutkan tren positifnya di kategori putri Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri setelah mengalahkan Victoria Jakarta dengan skor 58-19 di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Senin (29/6). Bermain konsisten sejak awal laga, Roar mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga waktu berakhir.

Roar langsung mengamuk dengan unggul 16-4 pada kuarter pertama. Keunggulan tersebut terus bertambah pada kuarter kedua hingga mereka menutup babak pertama dengan skor 32-12.

Memasuki babak kedua, Victoria Jakarta berusaha memperbaiki permainan dan mampu mengimbangi tempo pertandingan. Namun, Roar tetap menjaga kendali permainan dengan mempertahankan keunggulan 42-13 di akhir kuarter ketiga sebelum menutup laga dengan kemenangan 58-19.

Victoria Jakarta akan menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan pada laga berikutnya. Foto: PERBASI


Yemima Agatha menjadi pemain paling menonjol di kubu Roar Jakarta. Ia membukukan 16 poin, 6 rebound, dan 3 steal untuk memimpin timnya meraih kemenangan.

Sementara itu, Victoria Jakarta mendapat kontribusi angka terbanyak dari Felicia Almira dan Azka Rania. Keduanya sama-sama mencetak empat poin dan terus berusaha memberikan perlawanan di tengah tekanan yang diberikan Roar.

Pelatih Roar Jakarta, Fredy, mengatakan kemenangan ini bukan karena adanya perubahan besar dalam permainan tim, melainkan hasil dari persiapan yang memang sudah dilakukan sejak sebelum turnamen dimulai. Menurutnya, penyesuaian hanya dilakukan terhadap karakter permainan lawan yang dihadapi.

"Tidak ada pembeda yang signifikan. Semua memang sudah kami persiapkan untuk Kejurnas, tinggal menyesuaikan dengan karakter lawan yang dihadapi," ujar Fredy.

Ia juga menilai kekompakan tim terus terjaga karena adanya rasa saling percaya antara pemain dan pelatih. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting bagi Roar untuk tetap konsisten dalam setiap pertandingan.

Menghadapi laga berikutnya, Fredy menaruh perhatian besar pada proses pemulihan kondisi pemain. Setelah menjalani tiga pertandingan secara beruntun, ia ingin memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat menghadapi The Lion Surabaya yang dinilainya sebagai salah satu lawan tangguh.

"Fokus kami sekarang adalah recovery. Setelah tiga game berturut-turut, pemain harus kembali fit karena berikutnya kami akan menghadapi The Lion yang merupakan tim bagus," katanya.

Victoria Jakarta akan menjadikan pertandingan ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainan pada laga berikutnya. Pengalaman setelah menghadapi salah satu tim yang tampil konsisten di turnamen diharapkan menjadi dorongan bagi para pemain untuk terus berkembang sepanjang Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri.
Tautan disalin