Astro Yogyakarta dan The Patriot Jakarta Buka Peluang ke Fase Berikutnya di Kejurnas 2026
29 Jun 2026
12KejurnasPutraPutri
PERBASI – Pertandingan sengit tersaji pada Group Stage Pool B Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di lapangan A Sahabat Arena, Semarang, Senin (29/6). Astro Yogyakarta berhasil mengamankan kemenangan tipis 70-66 atas Bhinneka Solo dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal hingga akhir. Menariknya, pemain terbaik dari kedua tim sama-sama mencetak 25 poin.
Selisih skor tidak pernah terpaut jauh sepanjang pertandingan. Astro menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 14-15 sebelum tetap menjaga margin saat paruh pertama berakhir dengan skor 31-33.
Memasuki paruh kedua, Bhinneka masih mampu mempertahankan keunggulan tipis 48-47 di akhir kuarter ketiga. Namun Astro berhasil membalikkan keadaan pada kuarter terakhir dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 70-66.
Dionisius Aaron tampil luar biasa bagi Bhinneka Solo dengan membukukan 25 poin, 13 rebound, dan 5 assist untuk mencatatkan double-double sekaligus menjadi pemain terbaik timnya.
Sementara pada kubu Astro Yogyakarta, Muhammad Ramadhan juga tampil gemilang dengan 25 poin, 7 rebound, dan 3 assist. Torehan tersebut menjadi kunci keberhasilan Astro membalikkan keadaan pada kuarter penutup.
Astro Yogyakarta sukses amankan kemenangan usai unggul 70-66. Foto: PERBASI Pelatih Astro Yogyakarta, Iker Welly, mengatakan kontribusi pemain pelapis menjadi salah satu pembeda dibanding pertandingan sebelumnya. Menurutnya, pada laga kali ini tim tidak lagi mengalami kendala early foul yang sempat mengganggu permainan di pertandingan sebelumnya.
"Bench player kami mampu step up. Kemarin kami sempat bermasalah karena beberapa pemain kunci terkena early foul, hari ini kondisinya jauh lebih baik," ujar Iker.
Ia juga mengapresiasi mental para pemain yang tetap disiplin menjalankan game plan hingga pertandingan berakhir. "Anak-anak belajar dari pertandingan kemarin untuk tetap menjalankan game plan. Mental mereka juga sangat baik sampai akhir pertandingan," katanya.
Menghadapi laga berikutnya, Astro akan memanfaatkan waktu jeda untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Roar Jakarta.
"Besok kami punya waktu recovery. Setelah itu kami akan mempersiapkan diri menghadapi Roar yang merupakan tim sangat baik, dengan pemain berkualitas dan pelatih berpengalaman. Kami siap bertanding, belajar, dan memberikan perlawanan terbaik," tutupnya.
Bhinneka Solo selama pertandingan menunjukkan daya saing yang tinggi dengan memberikan perlawanan sengit. Meski belum berhasil mengamankan kemenangan, performa yang ditunjukkan cukup baik dan penting untuk menghadapi pertandingan pertandingan selanjutnya di Kejurnas 2026.
Laga di lapangan B, The Patriot Jakarta menunjukkan performa yang luar biasa pada laga Group Stage Pool C Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di Sahabat Arena, Semarang, Senin (29/6). Bermodalkan pertahanan yang lebih disiplin dan semangat untuk menjaga peluang lolos, The Patriot mengalahkan Rising Star Yogyakarta dengan skor 71-56.
Pertandingan berlangsung ketat sejak tip off. Rising Star Yogyakarta menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 14-13, sebelum memperlebar jarak menjadi 31-24 saat jeda half time.
The Patriot bangkit selepas jeda dan mulai mengambil alih jalannya pertandingan. Mereka berbalik unggul 49-45 di akhir kuarter ketiga sebelum terus menjaga momentum hingga memastikan kemenangan dengan skor akhir 71-56.
Kenzo Tristano kembali menjadi andalan Rising Star Yogyakarta dengan torehan 18 poin dan 4 rebound.
Pada tim The Patriot Jakarta, Muhammad Fariz tampil sebagai pemain terbaik dengan 15 poin, 9 rebound, dan 3 assist. Kontribusinya membantu The Patriot membalikkan keadaan sekaligus menjaga ritme permainan pada babak kedua.
Pelatih The Patriot Jakarta, Abdurrahman, menilai peningkatan kualitas pertahanan menjadi pembeda dibanding pertandingan sebelumnya.
"Defense anak-anak hari ini jauh lebih bagus. Kemarin kami bertemu tim yang kuat, mungkin anak-anak sempat kaget, tetapi hari ini mereka bisa beradaptasi dengan baik," ujarnya.
Menurut Abdurrachman, semangat juang para pemain juga menjadi faktor penting di balik kemenangan tersebut. Kesadaran bahwa peluang lolos bergantung pada hasil pertandingan membuat seluruh pemain tampil lebih berani dan penuh determinasi.
"Anak-anak tahu kalau ingin lolos harus menang. Kalau kalah, perjalanan kami selesai. Fighting spirit mereka hari ini luar biasa," katanya.
Menghadapi pertandingan berikutnya, The Patriot tidak ingin kehilangan momentum. Abdurrachman menegaskan target tim adalah kembali meraih kemenangan agar tetap bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
"Besok kami harus menang lagi supaya tetap bisa bertarung di fase penyisihan," tutupnya.
Sementara itu, Rising Star Yogyakarta sempat mengendalikan pertandingan pada babak pertama sebelum kehilangan momentum selepas jeda. Hasil ini harus menjadi bahan evaluasi bagi tim untuk memperbaiki konsistensi permainan jika ingin melanjutkan perjuangan di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri.