PERBASI - Perjalanan Timnas Indonesia U19 Putri di kancah internasional telah dimulai. Berlaga di Adidas x Alba Next Up Tournament yang merupakan ajang rangkaian dari FIBA Women's World Cup 2026, menghadapi Basketball Magic Australia.
Memberikan perlawanan sengit, Indonesia menelan kekalahan 63-56.
Indonesia U19 memulai pertandingan dengan solid. Bahkan, permainan cepat mereka berhasil membuka jarak sampai lima poin.
Namun, konsistensi permainan tak berhasil dijaga. Australia yanh diperkuat salah satu pemain putri muda terbaiknya, Makayla Craven, mulai mengejar. Hasilnya, kedua tim imbang 16-16 di 10 menit pertama.
Momentum tak berpindah ke Indonesia U19 di kuarter kedua. Terkena laju (12-3) di lima menit pertama kuarter kedua membuat Basketball Magic akhirnya menuju turun minum dengan keunggulan tepat 10 poin (35-25).
Jeda turun minum membuat tempo permainan kembali naik. Kedua tim terlibat aksi saling kejar.

Sayangnya, meski kombinasi Deivy Rumayar, Praisey Blessed, dan Fiorenza Celesta menghasilkan 12 poin, Basketball Magic berhasil membalas 11 poin. Jarak kedua tim hanya berkurang satu poin di kuarter tiga (46-37).
Memasuki kuarter empat, Indonesia U19 mencoba kembali menaikkan tempo. Hasilnya sepadan. Basketball Magic sudah terkena team foul di empat menit terakhir laga.
Sayangnya, dari 12 free throw yang mereka dapatkan, hanya 3 yang berhasil menemukan sasaran. Skor akhir dan kemenangan jadi milik Basketball Magic, 63-56.
Yemima Rahiesa jadi top skor Imma Do Great dengan 17 poin dan 8 rebound. Yemima memasukkan 6/10 tembakan, termasuk dua tripoin. Fiorenza Celesta solid dengan memberikan sumbangsih double-double 13 poin 13 rebound.

"Kuarter dua jelas jadi pembeda game ini. Kami kehilangan beberapa momen krusial sehingga mereka bisa membuka jarak," terang Michelle Susanto, head coach dari Indonesia U19.
"Kami akan perbaiki kesalahan-kesalahan di hari ini untuk mendapatkan kemenangan di laga selanjutnya," lanjutnya.
Indonesia U19 akan kembali bermain menghadapi Sopron Basket, wakil dari Hungaria, pada Jumat (4/9) pukul 14.00 waktu Berlin (19.00 WIB).