Satria Karadenan Bogor dan The Lion Surabaya Raih Kemenangan Perdana di Kejurnas U18 Putri

Satria Karadenan Bogor dan The Lion Surabaya Raih Kemenangan Perdana di Kejurnas U18 Putri

07 Jul 2026 6
PERBASI – Satria Karadenan Bogor mengawali langkah di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U18 putri dengan kemenangan 56-50 atas Warriors Basketball pada laga fase grup di Sahabat Arena, Semarang, Selasa (7/7). Hasil positif ini menjadi modal penting untuk Satria Karadenan dalam persaingan menuju babak berikutnya.

Satria Karadenan langsung tampil menekan sejak kuarter pertama dan unggul 22-10. Permainan disiplin membuat mereka mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir dengan skor 39-25.

Warriors Basketball berusaha bangkit selepas jeda dan memperkecil ketertinggalan menjadi 49-44 di akhir kuarter ketiga. Namun Satria Karadenan tetap mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi dengan skor 56-50.

Galaila Yahenzquita menjadi pemain terbaik Satria Karadenan Bogor dengan torehan 15 poin dan 6 rebound. Sementara Warriors Basketball mengandalkan Adinda Lubna sebagai pencetak angka terbanyak tim dengan 11 poin dan 5 rebound.
Satria Karadenan Bogor mengawali langkah di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U18 putri dengan kemenangan 56-50 atas Warriors Basketball pada laga fase grup di Sahabat Arena, Semarang, Selasa (7/7). Foto: PERBASI


Kamila Rara juga tampil solid bagi Warriors Basketball setelah membukukan 10 poin, 10 rebound, dan 3 blok untuk mencatatkan double-double.

Pelatih Satria Karadenan Bogor, Mabruri, menilai kemenangan ini diraih berkat keberhasilan tim menjalankan game plan yang telah disiapkan sebelum pertandingan.

"Secara game plan berjalan dengan baik. Kami dan lawan sama-sama punya kekurangan. Tugas kami adalah meminimalkan kelemahan sendiri dan memanfaatkan kelemahan lawan. Selain itu, kondisi di lapangan juga cukup panas sehingga menjadi tantangan ya buat kita," ujarnya.

Menurut Mabruri, kekompakan antarpemain menjadi faktor utama yang membawa timnya meraih kemenangan pada laga pembuka.

"Kunci kemenangan hari ini adalah teamwork. Anak-anak bermain sebagai satu tim dan itu yang membuat kami bisa menjaga keunggulan," katanya.
Kemenangan ini menjadi modal penting untuk Satria Karadenan dalam persaingan menuju babak berikutnya. Foto: PERBASI

Menghadapi pertandingan berikutnya, Satria Karadenan menargetkan posisi juara grup agar memiliki jalur yang lebih menguntungkan pada fase gugur.

"Target kami adalah menjadi juara grup supaya perjalanan di babak selanjutnya bisa lebih ringan," tutupnya.

Kemenangan ini menjadi awal yang positif bagi Satria Karadenan Bogor di fase grup Kejurnas 2026 kategori U18 putri. Sementara itu, Warriors Basketball masih berpeluang bangkit pada pertandingan berikutnya untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

Warriors Basketball masih berpeluang bangkit pada pertandingan berikutnya untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Foto: PERBASI


Sementara itu, The Lion Surabaya membuka perjalanan di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U18 putri dengan kemenangan 52-31 atas The Hawk Banten pada laga fase grup di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Selasa (7/7).

The Lion langsung mengatur jalanya pertandingan sejak kuarter pertama dengan keunggulan 11-5. Permainan yang disiplin membuat mereka terus menjaga jarak hingga memimpin 25-13 saat turun minum.


Selepas jeda, The Hawk Banten berupaya mengejar ketertinggalan. Namun The Lion tetap mampu mengontrol jalannya pertandingan dan memperlebar keunggulan menjadi 39-26 di akhir kuarter ketiga.

Pada kuarter penutup, The Lion kembali tampil solid hingga memastikan kemenangan dengan skor akhir 52-31.
The Lion Surabaya membuka perjalanan di Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri kategori U18 putri dengan kemenangan 52-31 atas The Hawk Banten pada laga fase grup di lapangan B Sahabat Arena, Semarang, Selasa (7/7). Foto: PERBASI


Chelsea Maurell menjadi pencetak angka terbanyak The Lion Surabaya dengan catatan 12 poin, 6 rebound, dan 4 assist. Sementara di kubu The Hawk Banten, Carlene Orell tampil sebagai pemain terbaik setelah membukukan 11 poin, 9 rebound, dan 4 assist.

Pelatih The Lion Surabaya, Jezswi Novalita, mengaku bersyukur timnya mampu mengawali Kejurnas 2026 dengan kemenangan.

"Bersyukur bisa meraih kemenangan hari ini. Setiap pertandingan bagi kami adalah do or die. Kami harus siap menghadapi siapa pun dan di babak apa pun karena semua pertandingan akan sangat menentukan langkah kami ke depan," ujarnya.

Menurut Jezswi, pertahanan dan penguasaan rebound menjadi kunci keberhasilan timnya mengamankan kemenangan.

"Kunci utama kami hari ini adalah defense dan rebound. Kami sempat kalah rebound dan pertahanan mulai longgar sehingga lawan hampir mengejar. Itu menjadi evaluasi bagi kami," katanya.
The Hawk telah berjuang keras menghadapi The Lion. Meski kalah, The Hawk Banten masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya demi menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya. Foto: PERBASI


Menghadapi pertandingan berikutnya, The Lion akan kembali memfokuskan persiapan pada pertahanan dan rebound, sekaligus mengevaluasi penampilan pada laga pembuka.

"Fokus kami tetap defense dan rebound. Kami juga akan me-review pertandingan hari ini agar lebih siap menghadapi laga berikutnya," tutupnya.

Kemenangan ini menjadi awal yang positif bagi The Lion Surabaya di fase grup Kejurnas 2026 kategori U18 putri. Sementara itu, The Hawk Banten masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya demi menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya.
Tautan disalin