Memasuki babak kedua, The Patriot sempat memberikan perlawanan dan memperkecil selisih angka. Namun GMC tetap mampu menjaga ritme permainan dengan keunggulan 49-47 di akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter penutup, GMC tampil semakin efektif di kedua sisi lapangan. Mereka mencetak 23 poin tambahan, sementara The Patriot hanya mampu menambah 6 poin sehingga laga ditutup dengan kemenangan 72-53.
Salman Abdan menjadi pencetak angka terbanyak GMC Cirebon dengan torehan 17 poin dan 5 rebound. Sementara Seviour Ikechukwu kembali menunjukkan dominasinya di bawah ring dengan catatan 8 poin, 17 rebound, dan 3 steal untuk menjadi pemain terbaik GMC.
Salah satu andalan The Patriot Jakarta, Kenzie Firdaus menjadi pemain terbaik setelah membukukan 11 poin dan 3 steal.
Pelatih GMC Cirebon, Hengky, mengatakan kemenangan ini tidak lepas dari evaluasi menyeluruh setelah pertemuan sebelumnya melawan The Patriot.
"Kami berkaca dari pertandingan kemarin. Karena bertemu lagi, kami yakin mereka juga akan melakukan perbaikan. Kami membaca statistik mereka untuk mengetahui bagian mana yang akan diperkuat. Syukurnya, anak-anak mampu menjalankan instruksi dengan baik meski masih ada sedikit kesalahan," ujarnya.
Menurut Hengky, strategi permainan dan mental bertanding menjadi faktor utama yang mengantarkan GMC meraih kemenangan.
"Hari ini yang paling berpengaruh adalah strategi dan mental anak-anak. Saya selalu tekankan agar mereka tidak takut menghadapi lawan yang bagus. Namanya pertandingan basket, apa pun bisa terjadi," katanya.
Menghadapi babak semifinal, Hengky berharap para pemain mampu mempertahankan kekompakan yang telah menjadi kekuatan tim sepanjang turnamen.
"Yang harus kami pertahankan adalah kerja sama tim dan komunikasi. Itu menjadi modal penting menghadapi pertandingan berikutnya," tutupnya.
Kemenangan ini membawa GMC Cirebon melaju ke babak semifinal Kejurnas 2026. Sementara itu, The Patriot Jakarta harus mengakhiri perjuangannya di babak perempat final setelah tampil kompetitif sepanjang turnamen.