Bola Basket 3x3 Asian Games 2026: Putra di Pool C, Putri di Pool D, Siapa Saja Lawannya?

Bola Basket 3x3 Asian Games 2026: Putra di Pool C, Putri di Pool D, Siapa Saja Lawannya?

PERBASI 31 Jul 2026 21
PERBASI - Siapa saja lawan Timnas Basket 3x3 di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sudah terjawab. Panitia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 telah merilis pembagian grup dari cabang olahraga bola basket 3x3.

Drawing menyebutkan bahwa Timnas Basket 3x3 Putra berada di Pool C. Di sana, Indonesia akan bersaing dengan Qatar, Bahrain, dan Taiwan, yang merupakan juara Asian Games 2022 3x3 Putra

Total ada 16 tim yang bersaing di Asian Games 2026. Mereka terbagi menjadi 4 pool dengan masing-masing pool diisi empat tim.

Pool A dihuni Mongolia, Filipina, Kazakhstan, dan Sri Lanka. Lalu Pool B terdapat China, Iran, Malaysia, dan Hong Kong. Kemudian untuk Pool D, ada Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand.

Head Coach Timnas Basket 3x3 Putra Nico Donnda Fitzgerald merespons hasil drawing Asian Games 2026. Menurutnya, tidak ada grup yang mudah di Asian Games. Semua pertandingan memiliki tantangan dan strategi unik dalam konsep 3x3.

“Saya pribadi sedikit lebih familiar dengan Taiwan, yang mana negara ini paling aktif di ajang 3x3 dibandingkan dengan Qatar dan Bahrain,” ungkap Donnda.

Tim Balige yang berisi pemain Timnas Basket 3x3 Putra bertanding melawan Tim Miami di 3x3 Challenger. Foto: PERBASI


“Taiwan memiliki pemain dengan rata-rata tinggi yang cukup baik dan kemampuan menembak yang merata,” ujarnya.

“Untuk Qatar dan Bahrain, karena kita baru dapat hasil drawing-nya, kami masih dalam tahap mempelajari lebih dalam kekuatan lawan. So far kita hanya melihat 3 dari 8 pemain Bahrain dan Qatar yang aktif berkompetisi. Tapi dari prediksi kami, mereka akan bermain lebih fisik dan mengeksploitasi size mereka,” ucap Donnda.

Donnda menyebut, telah menyusun rencana untuk menghadapi hasil drawing ini. Langkah pertama adalah komitmen bersama pemain, pelatih, dan manajemen untuk menjalankan hasil evaluasi saat tampil di FIBA 3x3 Challenger Batam Stop.

“Sesuai dengan reviu kita terhadap performa di Batam kemarin, dibutuhkan peningkatan kemampuan fisik. Kemampuan fisik ini juga yang menjadi faktor kunci dalam eksekusi sistem offense dan defense yang dibangun, termasuk mentalitas,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk kategori putri, drawing menempatkan Indonesia di Grup D. Di sana, Indonesia satu grup dengan Thailand, Korea Selatan, dan Singapura.

Sama seperti kategori putra, total ada 16 tim yang bersaing di kategori putri. Mereka terbagi menjadi empat pool dengan masing-masing pool diisi oleh empat tim.

Pool A dihuni China, Kazakhstan, Qatar, dan Sri Lanka. Lalu, di Pool B ada Jepang, Taiwan, Iran, dan Uzbekistan. Adapun Pool C diisi oleh Mongolia, Filipina, Malaysia, dan Makau.

Dalam penjelasan di laman media sosial resmi Asian Games 2026, pertandingan bola basket 3x3 rencananya akan berlangsung pada 21 September sampai 25 September 2026. Semua pertandingan dikonsentrasikan di Kinjo Futo Station Square.
Erick Ibrahim Junior berusaha melewati pemain lawan di 3x3 Challenger Batam Stop. Foto: PERBASI


Persaingan bola basket 3x3 di Asian Games ke-20 ini diprediksi akan diwarnai kejutan karena regulasi anyar yang diterapkan. Pada Asian Games ini, hanya pemain  berusia di bawah 23 tahun yang boleh bermain. 

Indonesia menyiasati regulasi ini dengan mematangkan pemain U-23. Mereka dalam satu tim dikirim ke berbagai kejuaraan Challenger dan Women’s Series, untuk menghadapi pemain-pemain senior dan tim terbaik di dunia. 

Timnas Putra saat ini masih terdiri dari 12 pemain, sebelum pada akhirnya mengerucut pada 4 pemain utama. Direncanakan timnas 3x3 Basket Putra akan mengikuti 3x3 stop di Taiwan, sebelum pergelaran Asian Games 2026. 

Kemudian untuk kategori putri, sesuai usia, ada tiga pemain U-23 tahun yang terus diasah kemampuannya. Mereka adalah Diva Intan, Thasya Saputera, dan Lidwina Ruth. Dalam mematangkan permainan, mereka dimentori oleh seniornya, Ayu Sriartha. 

Dalam persiapan menuju Asian Games 2026, Timnas Basket 3x3 Putri baru saja unjuk kemampuan di FIBA 3x3 Women’s Series Batam Stop. Usai di Batam, perjalanan dilanjutkan ke 3x3 Women’s Series Tokyo Stop, yang akan berlangsung 1-2 Agustus 2026.

“Timnas 3x3 merupakan salah satu etalase pemuda-pemudi Indonesia dalam ajang internasional. Tentunya, Asian Games akan menjadi kesempatan berharga bagi para pemain menunjukkan potensi terbaik mereka. Mari kita terus dukung dan doakan terbaik bagi 3x3 Indonesia agar berprestasi serta menjadi kebanggaan Indonesia,” terang Derry Primasta Octa, Head of Program 3x3 Badan Tim Nasional DPP PERBASI.
Tautan disalin