Coach Deny Sartika Fokus Benahi Fisik Pemain, Siap Bangkit di Singapore Stop

Coach Deny Sartika Fokus Benahi Fisik Pemain, Siap Bangkit di Singapore Stop

PERBASI 05 Aug 2026 49
PERBASI - Pelatih Bola Basket Timnas 3x3 Putri Deny Sartika menggelar evaluasi atas penampilan anak asuhnya di dua seri terakhir FIBA 3x3 Women’s Series 2026. Seri Batam dan Seri Tokyo.

Dalam dua seri tersebut, kata Coach Deny, perhatian utama ada di masalah fisik. Ketahanan fisik para pemain dinilai belum bisa bersaing dalam permainan konsisten selama 10 menit.

“Kami selalu lakukan evaluasi setelah pertandingan. Perbaikan terus dilakukan. Kami menilai bahwa ketahanan fisik pemain menjadi perhatian utama kami dalam melakukan pembenahan,” ungkap Coach Deny Sartika.

Coach Deny menyebut, pemainnya diberikan menu latihan khusus untuk menaikkan kekuatan fisik. Caranya dengan menaikkan intensitas latihan. Latihan dengan intensitas tinggi dilakukan sepulang dari Seri Tokyo.

Untuk mengetahui progres latihan, Coach Deny menyiapkan uji coba. Lawan yang dipilih adalah tim putra dengan usia yang memasuki masa kuliah. Harapannya, lawan bisa memberikan tekanan lebih ke pemain.
Diva, Ayu, Thasya, dan Ruth fokus hadapi Singapore Stop pada 13-14 Agustus 2026. Foto: PERBASI


“Dalam uji coba, para pemain akan tanding dengan durasi 2x10 menit. Dengan cara ini diharapkan para pemain nantinya bisa tahan tampil konsisten untuk 10 menit,” ujarnya.

“Selama ini para pemain belum bisa konsisten bermain sampai menit akhir pertandingan. Fisik mereka alami penurunan begitu memasuki tengah pertandingan,” lanjutnya.

Coach Deny Sartika menambahkan bahwa para pemain juga ditekankan untuk menjaga konsentrasi. Kesalahan saat melawan Lion City di Seri Tokyo tidak boleh terulang.

“Saat lawan Lion City di Tokyo, pemain kami kecolongan di awal-awal pertandingan yang itu berpengaruh pada perjalanan selanjutnya. Situasi ini tidak boleh terjadi lagi, karena itu kami tekankan ke pemain pentingnya masalah konsentrasi,” terangnya.

Dalam latihan, pemain juga diberikan materi untuk memperkuat defense dan offense. Para pemain harus bisa langsung tune in sejak menit awal.

“Harus terbiasa membaca situasi permainan dan mengambil keputusan. Di sini, konsentrasi penting untuk dijaga agar bisa konsisten hingga akhir pertandingan,” tukasnya.

Coach Deny Sartika serius siapkan tim dan terus melakukan evaluasi untuk naikkan performa pemain karena berharap tim bisa kompetitif di Asian Games 2026. Timnas Basket 3x3 Putri ini dipersiapkan tampil di Asian Games ke-20 yang waktu bertandingnya dijadwalkan pada 21-25 September 2026.
Diva Intan saat berusaha melewati pemain Thailand dalam Batam Stop. Foto: PERBASI


Sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026, Timnas Basket 3x3 Putri akan tampil di Singapore Series. Ajang ini akan berlangsung pada 13-14 Agustus 2026.

Di ajang ini, DPP PERBASI memanggil empat pemain yang sama sebelumnya tampil di Seri Batam dan Tokyo. Mereka adalah Diva Intan Nur Fadillah, Lidwina Ruth Saputri, Tasya Hery Saputera, dan Ayu Sriartha Dewi. 

Di Singapura nanti ada 16 tim yang bertanding dan Timnas Basket 3x3 Putri akan memulai pertandingan dari Babak Kualifikasi Grup A. Di sana, mereka akan bersaing dengan Tim Madagaskar dan wakil tuan rumah, Lion City. 

Kejuaraan ini menjadi panggung bagi Indonesia untuk membalas kekalahan dari Lion City. Ini karena pada seri sebelumnya di Tokyo, Indonesia kalah 16-20. Kebetulan tim Lion City diisi pemain yang nanti akan tampil di Asian Games dan satu pool dengan Indonesia, di Pooo D yang diisi selain Indonesia dan Singapura juga ada Korea dan Thailand.

“Kami sudah melakukan apapun sebelum lawan Lion City saat di Tokyo. Termasuk membaca setiap pergerakan lawan dan detail masing-masing kelebihannya. Sayang saat itu kepeleset dan kini kami dalam kondisi lebih siap baik agar bisa membalas,” tegas Deny Sartika.
Tautan disalin