Home > FIBA > Meet the Asia Cup 2021 Teams: Indonesia

Meet the Asia Cup 2021 Teams: Indonesia

JAKARTA (Indonesia) – FIBA ​​Asia Cup 2021 mungkin bukan yang pertama bagi Indonesia bermain di kompetisi tersebut atau bahkan perdana menjadi tuan rumah. Namun, ini bisa berubah menjadi perjalanan bersejarah bagi tuan rumah.

Mari luangkan waktu sejenak untuk bertemu dengan tuan rumah Asia Cup 2021, Indonesia, dalam seri “Meet the Teams” ini!

Tetap pantau semua saluran FIBA ​​Asia Cup untuk seri “Road to Asia Cup” yang akan mengulas masing-masing tim peserta lainnya!

 

Peringkat Dunia menurut FIBA World Ranking Presented by Nike: 88

Indonesia telah naik peringkat dalam beberapa tahun terakhir. Yang terbaru, naik satu peringkat dalam pembaruan terakhir. Indonesia akan mendapatkan lebih banyak kesempatan naik ke peringkat lebih tinggi di Asia Cup karena akan menghadapi tim-tim terbaik dari Asia & Oseania.

Ini akan menjadi perjuangan yang berat bagi Indonesia, mengingat perbandingan peringkat mereka dengan tim lain yang sudah lolos. Namun penggemar Indonesia boleh meyakini tim kesayangan mereka tidak akan gentar melawan siapa pun.

 

Debut Piala Asia: 1960

Indonesia telah mengikuti Asia Cup sejak awal sebagai salah satu dari tujuh tim yang bermain di edisi perdana kompetisi tersebut. Indonesia mampu mengklaim kemenangan 98-76 atas Malaysia di turnamen itu, satu-satunya kemenangan mereka pada tahun itu.

 

Penampilan di Piala Asia (termasuk 2021): 17

Sudah cukup lama sejak terakhir kali Indonesia bermain di Asia Cup. Namun secara historis, Indonesia terus hadir dalam kompetisi tersebut. Indonesia telah bermain dalam lebih dari setengah jumlah keseluruhan pergelaran Asia Cup, dan berharap terus menambah jumlah partisipasi tersebut pada masa depan karena secara agresif berupaya meningkatkan program tim nasionalnya. Langkah pertama untuk itu adalah membuat gebrakan di Asia Cup 2021.

 

Partisipasi terakhir: 2011

Seperti yang disebutkan di atas: sudah lama. Indonesia terakhir bermain di Asia Cup pada satu dekade lalu di Wuhan, China.

Itu adalah era yang menjanjikan bagi bola basket Indonesia karena ini perjalanan keempat berturut-turut mereka ke Asia Cup, dipimpin oleh legenda Indonesia, Mario Wuysang dan Christian Sitepu. Indonesia mampu pulang dengan dua kemenangan atas Bahrain dan India hingga finis di peringkat 13 klasemen akhir.

 

Posisi Terbaik di Klasemen Akhir: Tempat ke-4 (1967)

Bola basket Indonesia nyaris menembus Olimpiade pertama mereka pada tahun 1967. Indonesia kalah dari China Taipei dan Jepang dengan selisih satu digit dan jika hasil dari kedua pertandingan itu dibalik, penggemar mungkin melihat Indonesia dengan cara yang berbeda sekarang.

Apa pun persoalannya, Indonesia belum mampu mengulang kembali tingkat kesuksesan di Asia Cup sejak itu. Itu akan menjadi misi Indonesia untuk Asia Cup 2021 dan itu tidak hanya untuk kebanggaan dan kejayaan. Karena tuan rumah Asia Cup 2021 ini juga menjadi tuan rumah bersama World Cup 2023, Indonesia harus mencapai target mencapai perempat final Asia Cup untuk memastikan lolos langsung ke World Cup.

 

Pemain Ternama: Mario Wuysang

Mario Wuysang bisa dibilang salah satu yang terbaik yang pernah bermain untuk Indonesia di Asia Cup. Point guard yang tenang dan punya kontrol prima ini memberikan dampak besar dalam debutnya di Asia Cup. Dia selalu menjadi salah satu kontributor utama tim untuk mencetak poin, rebound, dan assist dalam ketiga penampilannya di Asia Cup.

Edisi 2011 adalah titik tertinggi dalam karier Wuysang di Asia Cup. Saat itu, ia mencatatkan assist tertinggi pada ajang tersebut dengan 11 assist melawan Bahrain dan memuncaki daftar pencetak assist turnamen dengan 6,4 assist per game.

Skuad Indonesia saat ini dipenuhi dengan talenta yang menjanjikan, tetapi Wuysang telah menetapkan standar harapan yang tinggi untuk bintang-bintang bola basket Indonesia yang akan datang.

 

Kondisi Terkini: Optimisme Tinggi

Ada banyak optimisme untuk bola basket Indonesia menuju Asia Cup 2021 yang akan dimainkan tepat di rumah sendiri di Kota Jakarta. Ini bukan pertama kalinya Jakarta menjadi tuan rumah kompetisi utama di kawasan ini – hampir 30 tahun yang lalu pada tahun 1993 – tetapi para penggemar akan tetap bersemangat untuk pertandingan tersebut.

Tim telah meningkat secara konsisten sejak Pra-Kualifikasi Asia Cup hingga akhir Kualifikasi. Entah itu menunjuk Rajko Toroman sebagai pelatih kepala, menambahkan Lester Prosper dan Brandon Jawato ke dalam skuad tim, atau permainan Andakara Prastawa yang lebih baik. Ada banyak hal yang bisa dilihat dari Indonesia di Asia Cup 2021.

FIBA

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x